Sutinah.. Seorang ibu yang mempunyai 2 org anak. Hidup serba kekurangan namun tetap memperjuangkan pendidikan anaknya. Bekerja mengurus sawah bersama sang suami. Matahari dan hujan menjadi sahabat sehari2nya.
Kala matahari mulai membakar kulit dan semangat bekerja mengendur, anaknyalah yang dia ingat. Garam dan sambal menjadi makanannya sehari2. Miris memang, tapi inilah hidup. Dikala para penguasa negri semakin kaya, sutinah hidup tanpa kecukupan. Para tetangga yang notabennya lebih kecukupan daripada sutinah bahkan enggan mengulurkan tangannya. Mereka lebih senang mengolok2 sutinah. Bagi mereka, sutinah adalah lelucon belaka.
Tapi dengan pendiriannya yg teguh, sutinah tetap bekerja untuk anaknya. Pendidikan yang ia utamakan. Karena mungkin anaknya dapat menaikkan derajat sutinah sekeluarga yang sejak lama telah di olok2 warga.
Labels: Story



bonjour comment allez-vous? mon nom est le intan. Im just Beautiful Me.
Site


